Popular Posts
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
Blogroll
About Me
- Van Gomez
- Sometimes You have to go through a bunch of stromm to find your RAINBOW.
Minggu, 03 Juni 2012
Sepak Bola Ada Untuk Dinikmati Bukan Diperdebatkan
Yakinkah kita benar atau Benarkah Keyakinan kita mengangap orang lain salah
Selepas
Pertandingan Timnas Indo vs Inter Milan, Hari ini kembali kita dihadiri
pertandingan-pertandingan seru nan menarik lainnya, Seperti Persija vs
Persib (ISL), Indo vs EPL (Ex), dan Sriwijaya FC vs Persipura(ISL). Saya
tidak begitu tertarik dengan pertandingan tersebut, mungkin karena
pekerjaan saya yang masih padat, ataupun karena saya pendukung PSSI.
entahlah, tapi saya sedikit terusik dengan celotehan-celotehan orang
orang yang menamakan dirinya Pendukung PSSI (saya meragukan apakah
mereka benar-benar pendukung PSSI).
Dengan
berbagai macam kata dan hinaan mereka sampaikan tentang pertandingan
ini , saya begitu menyayangkan hal-hal tersebut, meskipun hal kecil tapi
ini adalah sebuah potret pola pikir sebagian Orang indonesia, karena
fokus pada hal-hal kecil mereka lupa akan esensi sebenarnya tentang
Sepakbola. Bahwa Sepakbola ada untuk dinikmati bukan untuk
diperdebatkan, silahkan menonton menurut keyakinan masing-masing,
janganlah merendahkan diri sendiri dengan cara merendahkan orang lain.
Seperti
layaknya Milan vs Inter vs Juve di italia, MU vs Arsenal vs Liverpool n
etc di Inggris, atau persaingan sengit antara Barcelona vs Madrid di
Spanyol. Disini pun kita berseberangan dengan keyakinan antara PSSI dan
KPSI, IPL & ISL. Saya mendukung semua itu selama itu tidak saling
menjatuhkan satu sama lain, yang jadi penyesalan bagi saya, kebanyakan
celoteh-celoteh mereka itu, lebih ke saling menghina satu sama lain,
merendahkan dan membanggakan apa yang diyakininnya, tanpa ada solusi
atas apa yang sedang menimpa Sepakbola Indonesia saat ini. Mereka
seperti terus berputar pada masalah-masalah itu-itu saja tanpa
menginginkan keluar dari lingkaran permasalahan tersebut. Apa lagi itu
banyak dilakukan generasi muda sang penerus bangsa.
Seperti
yang dikatakan oleh Bung Karno “Beri aku sepuluh pemuda yang membara
cintanya kepada Tanah Air, dan aku akan mengguncang dunia” ataupun Hasan
Al-Banna yang mengatakan bahwa dalam setiap kebangkitan sebuah
peradaban di belahan dunia manapun maka kita akan menjumpai bahwa pemuda
adalah salah satu irama rahasianya. Saya sangat menyanyangkan pola
fikir ini, mereka sibuk menjelek-jelekan sesama bukan ingin memperbaiki
Kisruh ini.sama seperti kebudayaan/hasil alam indonesia yang banyak
diambil oleh Negara lain, Mereka lebih fokus menyalahkan Negara lain
yang telah mencuri apa yang menjadi milik mereka, tanpa memikirkan bahwa
mereka tak pernah menjaga dan memelihara apa yang telah menjadi milik
bangsa Indonesia. dan menonton sepakbola bukan masalah benar atau salah,
karena itu adalah suatu pilihan, mereka mendukung tim kesayangan mereka
di ISL, jadi biarkanlah mereka untuk meyakini keyakinannya dan apa
yang kita yakini.lebih baik kita fokus pada perbaikan diri sendiri dan
menilik kesalahan diri sendiri untuk kemudian diperbaiki
Terlepas
dari PSSI dibawah Djohar adalah yang diakui oleh FIFA, dan dengan
visinya untuk merevolusi PSSI, tetapi tindakan dengan menjelek-jelekan
kubu berseberangan bukanlah langkah yang tepat. Jika memang kita
menggangap bahwa PSSI yang saat ini adalah yang lebih baik, maka
lakukanlah dengan lebih Cerdas, kita bisa melakukannya dengan mengajak
mereka memahami tentang permasalah sebenarnya dan mencoba merubah
mindset mereka dengan data-data yang benar dan Artikel pintar yang kita
buat. Bukankah kita satu bangsa, seperti satu keluarga, Perbedaan itu
ada, untuk kita saling memahami bukan saling menjatuhkan.
Stop saling merendahkan, dan Fokus pada jalan keluar untuk memperbaiki Sepakbola indonesia. Dimulai dari diri sendiri.
http://t.co/nSiTEjQS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar